Pages

Rabu, 20 November 2013

ALIF NUR YAHYA

Pengertian dan Perintah Sabar dalam Islam 

 

Telah dikatakan oleh Imam Al-Ghazali bahwa.sabar itu adalah suatu tegaknya dorongan Agama yang telah berhadapan dengan dorongan hawa nafsu. 

Dengan Agama ialah Hidayah Allah kepada manusia untuk mengenal-Nya, mengenal rasul-Nya, mengenal juga mengetahui serta mengamalkan ajaran-Nya dan kemaslahatan-kemaslahatan yang bertalian dengan akibat-akibatnya.Suatu sifat yang telah membedakan antara manusia dengan hewan di dalam hal menundukkan bahwa nafsu itu adalah sifat sabar. Sedangkan dorongan hawa nafsu itu ialah tuntunan syahwat dan juga keinginan yang minta untuk dilaksanakan. 

Jadi sabar di sini adalah suatu kekuatan, daya positif yang mendorong jiwa untuk menunaikan suatu kewajiban. Dan disamping itu pula bahwa sabar adalah suatu kekuatan yang menghalangi seseorang untuk, melakukan kejahatan. Di dalam Al-Qur'an kata sabar telah disebutkan di tujuh puluh tempat, menurut Ijma' Ulama' ummat, sabar ini wajib, dan juga merupakan separoh dari iman (menurut pendapat Imam Ahmad). Sebab irnan di sini dibagi menjadi dua bagian, yakni separoh .idalah sabar dan yang separohnya lagi itu adalah syukur. Di dalam Al-Qur'an kata sabar itu disebutkan dalam enam belas versi diantaranya ialah : Perintah sabar, terdapat di dalam firman Allah SWT. yang artinya ialah : 

"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat". (QS. 1 : 45). 

Larangan melakukan sebaliknya, seperti firman-Nya: "Dan janganlah kalian bersifat lemah dan janganlah (pula) kalian bersedih hati". (QS. 3 : 138). 

Sifat yang paling dilarang oleh Allah adalah sifat lemah dan juga bersedih hati, oleh karena itu sifat tersebut adalah mempunyai arti tidak sabar, sebab sifat itu sangat dilarang oleh Allah SWT.
Artinya : "Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, pende¬ritaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa". (QS. 1 : 177). 

 Keharusan sabar karena Allah mencintainya, seperti firman-Nya di dalam, surat Al-Baqarah ayat 146 : 

"Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar". Allah bersama dengan orang-orang yang sabar, dan ini merupakan kebersamaan secara khusus, yang berarti menjaga, melindungi dan menolong mereka, bukan sekedar kebersamaan secara umum, firman-Nya adalah : "Dan bersabarlah kalian, karena Allah beserta orang-orang yang sabar". (QS. Al-Anfal : 46). 

Pengabaran Allah bahwa, sabar adalah lebih baik bagi para pelakunya, sesuai dengan firman Allah: 

"Tetapi jika kalian bersabar, sesungguhnya itu yang lebih baik bagi orang- orang yang sabar". (QS. An-Nahl : 126).

ETIK SETYAASIH

Keutamaan berbakti kepada orang tua

Salam bagi semua pembaca budiman, edisi ini masih terkait dengan tulisan sebelumnya part 3, pada kesempatan kali ini di part 4 akan menampilkan beberapa pernyataan dari hadist mengenai arti penting berbakti orang tua dan cara agar anak-anak kita nantinya juga menjadi anak yang berbakti...amiiin.

Silahkan buka pembahasan sebelumnya tentang Berbakti kepada Orang Tua dalam Al Quran. 
Bagaimana keutamaan berbakti orang tua dalam Hadist Nabawy, diantaranya sebagaimana dijelaskan riwayat-riwayat berikut :

1.Lebih mulia daripada jihad

Beberapa riwayat hadist menjelaskan bahwa pertanyaan pertama bagi seorang pemuda yang hendak berjihad ialah menanyakan apakah kedua orang tuanya masih hidup, apakah kedua orang tuanya mengizinkannya untuk pergi berjihad, apakah orang tuanya begitu membutuhkan anaknya tersebut untuk dapat membantu mereka.

لحديث عبدالله بن عمر رضي الله عنهما قال: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ يَسْتَأْذِنُهُ فِي الجِهَادِ فَقَالَ: أَحَيٌّ وَالدَاكَ؟ قاَلَ: نَعَمْ، قال: فَفِيْهِمَا فَجَاهِدْ


“Abdullah bin ‘Amr bin Ash r.a. berkata bahwa ada seorang lelaki yang datang kepada Nabi saw. Dia meminta izin untuk ikut berperang. Maka Rasulullah saw bertanya kepadanya, “Apakah kedua orangtuamu masih hidup ?” Dia menjawab, “Ya.” Rasulullah saw bersabda, “Berjuanglah untuk kepentingan mereka.” (HR Bukhari Muslim)

Hadist di atas juga menjadi catatan bagi fenomena gerakan terorisme, yang mengaku mengatasnamakan jihad untuk melakukan apa saja, apakah oknum mereka merekut para pengantin (pelaku bom bunuh diri) atau tindakan terror lainnya telah meminta izin dari orang tua mereka?, apakah mereka tidak sadar bahwa ternyata berbakti kepada orang tua pada usia muda ialah suatu keutamaan agama ? Mengapa mereka justru mendahulukan suatu hal yang justru menyakiti hati para orang tua mereka dengan melakukan tindakan terror ? … dan mungkin masih banyak lagi pertanyaan yang seharusnya menyadarkan kita bahwa terorisme bukanlah bagian dari ajaran agama Islam.

2. Orang Tua ialah pintu surga

Ternyata cara masuk surga tidak perlu jauh-jauh, ada pintu yang mudah dan istimewa yaitu berbakti kepada orang tua.

فعن أبي الدرداء رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله  يقول: الوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنَّ شِئْتُ فَأَضَعُ ذَلِكَ الْباَبَ أَوْ اَحْفَظُهُ


“ORANG TUA adalah PINTU SURGA YANG PALING TENGAH, terserah kamu, hendak kamu terlantarkan ia, atau kamu hendak menjaganya”(Hadist riwayat Tirmidzi)

Maksud pintu surga yang paling tengah adalah pintu yang PALING BAGUS dan PALING TINGGI. Dengan kata lain, sebaik-baik sarana yang bisa mengantarkan seseorang ke dalam surga dan meraih derajat yang tinggi adalah dengan mentaati orangtua dan menjaganya.”

Selain itu ada pula hadist yang menyatakan kerugian dan celaka bagi orang yang tidak berbaki kepada orang tua :

وعن أبي هريرة رضي الله تعالى عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال  رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ، قِيْلَ :مَنْ ياَ رَسُوْلُ اللهِ ؟ قال : مَنْ أَدْرَكَ أَبَوَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا فَلَمْ يَدْخُل الْجَنّةَ


Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sungguh celaka… sungguh celaka… sungguh celaka..”, lalu dikatakan, “Siapakah itu wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Yakni orang yang mendapatkan salah satu
orangtuanya, atau kedua orangtuanya berusia lanjut, namun ia tidak masuk surga.” (HR Muslim)

Bersambung ke keutamaan bakti kepada orang tua selanjutnya

Penulis: Azhar Alam

HAMZAH SYIHABUDIN

Posted by Byyou Pradana On 08.39
 

Banyak ilmuwan-ilmuwan muslim yang telah menunjukkan fakta-fakta ilmiah yang sesuai dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Harun Yahya adalah seorang yang masyhur mengungkap rahasia Al-Qur’an tentang astronomi, embriologi, geologi, fisika, biologi dan lain-lain. Masih banyak hal menarik tentang kimia yang belum disentuh Harun Yahya dalam sekian banyak tulisannya, khususnya tentang angka-angka. Yang mashur tentang kimia dalam Al-Qur’an adalah mengenai firman Allah dalam surat Al-Hadid, surat ke-57 yang berada di pertengahan Al-Qur’an.

            Fakta ke-1 Allah berfirman: “...dan Kami ciptakan besi...”(Al-Qur’an, 57:25). Allah SWT menggunakan kata “an zalnaa” yang berarti “kami telah turunkan”. Departemen Agama menuliskannya dengan “ciptakan” sebagaimana tertulis diatas. Allah SWT tidak menggunakan kata “Khalaqna” yang berati “kami telah ciptakan”. Penemuan astronomi modern telah mengungkapkan bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.
           Sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut supernova. Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan dan bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa. Hal ini yang dahulu pernah sempat dikatakan oleh Neil Amstrong.
            Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman melalui meteor-meteor dan di turunkan ke bumi, persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut.
            Besi : 26Fe
            Istilah besi disebut juga sebagai iron (Inggris), hadid (Arab), fer (Perancis), hierro (Spanyol), dan lain-lain. Supaya tidak membingungkan, maka disepakati bahwa dunia sains menamakan besi dengan ferrum (lambung:Fe) dari Bahasa Latin.
            Memang nampak sedikit aneh jika Allah SWT dalam memberi nama salah satu surat di Al-Qur’an dengan memakai salah satu nama atom atau logam dalam sistem periodik unsur. Ternyata ada beberapa hal menarik yang akan sedikit kita bahas. Ada 2 hal yang perlu diketahui sebelum membahas lebih jauh yaitu tentang lambang atom dan isotop.
            Lambang atom

            Atom disusun oleh 3 partikel, yaitu proton (+), neutron (0), dan elektorn (-)

            Isotop
            Apa itu isotop? Isotop adalah atom-atom yang sama nomor atomnya(sejenis) tetapi beda nomor massanya.
            Umpamakan saja isotop itu dengan “keturunan/kembaran”. Satu jenis atom yang sama (helium misalnya) ternyata memiliki berat yang berbeda-beda. Ini karena kandungan neutronnya yang beda. Ynag satu memiliki satu neutron dan yang satu lagi dua neutron. Sifat-sifat semua isotop helium itu identik (mirip). Namun perbedaan jumlah berbeda neutron menyebabkan sifat kestabilannnya berbeda karena berat tubuhnya yang berbeda. Isotop-isotop suatu atom ada yang stabil dan ada yang tidak stabil. Atom yang stabil,tidak memiliki potensi untuk mengalami proses reaksi nuklir (pembelahan inti). Kapan sebuah atom membelah intinya? Kita bisa melihat dari data waktu paruhnya (waktunya yang dibutuhkan untuk membelah jadi dua).

            Fakta ke-2. Besi memiliki 8 isotop. Al-Hadid adalah Surat ke-57 dalam Al-Qur’an. Fe-57 adalah salah satu dari 4 isotop besi yang stabil.

            Fakta ke-3. Energi ini dibutuhkan oleh suatu atom untuk menjadi ion. Fe umumnya dapat berbentuk ion Fe2+ (Ferro) dan Fe3+ (Ferri). Tubuh kita hanya mengkonsumsi Ferro dari makanan untuk membentuk hemoglobin dalam darah. Besi jenis Ferro inilah yang banyak terkandung dalam makanan seperti daging dan bayam, termasuk obat-obatan suplemen penamabah zat besi seperti Sangobion, Sulfaferosusu, dan lain sebagainya. Kata ahli gizi, sebaiknya sayur bayam jangan dibiarkan lebih dari semalam, tidak bagus untuk dimakan. Tetapi ternyata dalam beberapa jam Ferro akan segera berubah menjadi Ferri. Ferri di dalam tubuh adalah sampah, tubuh kita tidak mau mengambilnya karena sifatnya sudah berubah. Sama halnya jika besi sudah berkarat, berubahlah sifatnya. Perubahan Fe2+ dan Fe3+ ini menghasilkan energi ionisasi sebesar 2957 kJ mol -1. 29 adalah jumlah seluruh ayat pada surat Al-Hadid. 57 Adalah nomor suratnya. Allahuakbar!

            Fakta ke-4. Besi memiliki 8 isotop (kembaran) yaitu 52Fe, 54Fe, 55Fe, 56Fe ,57Fe,Fe58, 59Fe, 60Fe. Jika seluruh massanya dijumlahkan maka 52 + 54 + 55 + 56 + 57 + 58 + 59 + 60 = 451. Kata “besi” ada pada surat ke-57 dan ayat ke-25. Jumlah kata dalm surat Al-Hadid dari ayat 1 sampai dengan 25 adalah 451!

            Fakta ke-5. Jumlah seluruh kata dalam surat Al-Hadid adalah 574. 57 adalah nomor surat Al-Hadid dan 4 adalah jumlah isotop besi yang stabil.

            Jika ada yang lebih teliti lagi, mungkin akan ditemukan fakta lebih banyak lagi. 

GUSTI MEUTIA HANAVIANA

Posted by Byyou Pradana On 08.32
Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit tentang tips menjadi muslim yang baik
1. Bersikap terbuka

maksudnya terbuka terhadap setiap perubahan yang terjadi terutama dalam hal penemuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Setiap perubahan baru dihadapi dengan sikap optimis dan di jadikan sebagai tantangan untuk maju ke depan. Mempunyai keinginan mempelajari sains modern. Mengenali warisan intelektual sendiri sehinga seorang muslim tidak dikenal dengan istilah GAPTEK.

2. Tidak terpengaruh terhadap perbedaan pendapat

Kita harus yakin dengan argumen kita dan tidak terpengaruh dengan pendapat orang lain

3. Memerankan agama bukan untuk diri sendiri

Tapi juga untuk sosial. Melakukan ibadah berupa santun kepada fakir miskin, sedekah bagi anak-anak yatim, dan aktivitas sosial yang lain.

4. Membangun citra agama islam

Memahami,mempelajari dan mengamalkan ajaran agama Islam secara betul-betul.

5. Berperan sebagai pengadil

Yang mampu mendamaikan orang-orang bersengketa dalam setiap persengketaan.
Bertindak sebagai orang yang bisa berbuat adil di antara kedua pihak

6. Tidak berhenti mempelajari ilmu pengetahuan

Ilmu pengetahuan terus berkembang jadi kita wajib mempelajarinya dan terus menggali ilmu yang akan terjadi di masa depan.

7. Melakukan penelitian terhadap agama islam

Kita meneliti agama Islam yang berkembang pada zaman sekarang dan mengambil yang sesuai dan meninggalkan dan melakukan yang kurang sesuai(subhat).

8. Memandang dunia sebagai sarana infestasi

Untuk kehidupan yang lebih hakiki yaitu akhirat. Meskipun hanya sebagai sarana seorang muslim tidak memendang kehidupan dunia dengan sebelah mata. Tapi serius dan bekerja keras untuk merain posisi mata, tapi serius dan bekerja keras untuk merain posisi ideal di dunia ini

9. Membangun kekuatan fisik yang kuat

Baik melalui pendekatan olah raga atau pelatihan militer. Hal ini disadari sabda Rasul ‘’ muslim yang kuat lebih baik dibanding muslim yang lemah”.

10. Menghargai sesama Muslim

Meskipun orang Islam tersebut mempunyai beberapa aliran kita tetap harus menghormatinya.

Misalnya : Ketika waktu sholat Subuh, ada yang memakai do'a Qunut ataupun tidak. Kita tidak boleh saling menyalahkan karena semua itu benar. Dan yang salah adalah yang tidak melaksanakan sholat Subuh.
Karena setiap muslim Insya Allah akan masuk surga. Jadi kita tidak boleh saling menyalahkan dan harus saling mendukung dan menghormati
sumber:  http://postiner-byyou.blogspot.com/2011/09/hubungan-al-quran-dengan-ilmu.html

HANIF KARTIKA SAPTA PRADANA

SEKILAS BIOGRAFI HABIB SYEKH BIN ABDUL QODIR ASSEGAF

7 November 2009 pukul 17:33
Senin, 01 September 2008
Nama Habib Syekh bin Abdul qadir Assegaf sebagai pendakwah, boleh jadi belum dikenal secara luas di masyarakat. Namun di kalangan jamaah majelis shalawat atau kegiatan Maulidan, Beliau cukup dikenal. Terutama karena tokoh yang satu ini memiliki suara yang sangat merdu.
Selain itu beliau juga mencipta sendiri lagu qashidah yang nada dan iramanya dapat diterima telinga masyarakat, baik masyarakat yang akrab dengan kegiatan majelis shalawat maupun masyarakat awam.
Dengan suara yang merdu ini, habib yang satu ini berhasil memikat kalangan muda sehingga mereka menyukai qashidah dengan syair-syair yang seluruhnya bersumber dari kitab Simthud Durar tersebut. Tidak jarang pula kemudian kalangan muda ikut bergabung dalam majelis shalawat yang sudah ada.
Sebenarnya syair-syair qashidah yang dibawakan beliau bukanlah syair puji-pujian yang baru, namun Habib Syekh berhasil membentuk dan mengemas irama pembacaan maulid Tradisional menjadi lebih indah dan menggoda telinga yang mendengarnya.
Selain itu, Habib Syekh bin Abdul qadir Assegaf ini juga suka berbagi dan memberi, meski dia sendiri terkadang dalam kekurangan. Bahkan ketika mengawali dakwahnya ke pelosok-pelosok, ia membawa nasi bungkus, untuk dibagi-bagikan kepada jamaah.
Dengan Kereta Angin
Perjalanan hidup Habib kelahiran Solo, 20 September 1961, ini cukup berliku. Beliau pernah jaya sebagai pedagang tapi kemudian bangkrut. Di saat sulit itu, Habib Syekh melakukan dakwah menggunakan kereta angin ke pelosok-pelosok untuk melaksanakan tugas dari sang guru, almarhum Habib Anis bin Alwi Alhabsyi, imam masjid Riyadh Gurawan Solo.
Pada saat itu Habib Syekh bin Abdul qadir Assegaf juga sering diejek sebagai orang yang tidak punya pekerjaan dan habib jadi-jadian. Namun Habib Syekh tidak pernah marah atau mendendam kepada orang yang mengejeknya. Justru sebaliknya, beliau tetap tersenyum dan memberi sesuatu kepada orang tersebut.
Terkadang Habib Syekh bin Abdul qadir Assegaf rutin memberikan ta’lim di Kebagusan, sedangkan dakwah rutinnya di kota Solo dan kota kota di jawa tengah.

Sumber: Majalah Kisah Islam AlKisah No.18/25 Agustus-7 September 2008HABIB SYEKH BIN ABDUL QODIR ASSEGAF.
FOTO BERSAMA TIM HADHROH "AHBAABUL MUSTHOFA" KUDUS.

-- *** SHOLLU 'ALAN NABI MUHAMMAD *** --
.
HABIB SYEKH BIN ABDUL QODIR ASSEGAF. FOTO BERSAMA TIM HADHROH "AHBAABUL MUSTHOFA" KUDUS. -- *** SHOLLU 'ALAN NABI MUHAMMAD *** -- .
sumber:  http://www.facebook.com/notes/syekher-mania-club-pecinta-habib-syekh-bin-aa/sekilas-biografi-habib-syekh-bin-abdul-qodir-assegaf/172357807548

SARAH YUSTIN WINANDA

Syafaat dan Manfaat Bershalawat

suarasurabaya.net - Shalawat kepada Nabi saw. memiliki keutamaan yang agung, pahala yang besar, mengandung berbagai manfaat dan keberkahaan dunia hingga sebab dari turunnya syafaat Nabi saw. di yaumul qiyamah. Berikut ulasannya.
----------

Perintah Allah swt.
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS Al Ahzab: 56)
Imam Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini bahwa Allah menggambarkan kepada hamba-hamba-Nya tentang kedudukan hamba dan Nabi-Nya di sisi-Nya di alam yang tinggi. Allah memujinya di sisi para malaikat muqarrabin (yang di dekatkan) dan para malaikat pun bershalawat kepadanya. Maka Allah swt. memerintahkan penduduk alam bawah (bumi) untuk mengucap shalawat dan salam kepadanya agar menyatu antara pujian penghuni alam atas dan bawah sekaligus.

Syafaat Rasulullah saw.
Berdasarkan hadits Abdullah bin Amr bin Al Ash, ia mendengar Rasulullah bersabda, “Apabila kamu mendengar seseorang yang mengumandangkan adzan, ucapkanlah seperti yang diucapnya. Kemudian, bershalawatlah kepadaku karena sesungguhnya barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali niscaya Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Setelah itu mintalah (kepada Allah) Al Wasilah untukku karena sesungguhnya Al Wasilah itu suatu manzilah (kedudukan yang mulia) di Surga, yang tidak sapatutnya diberikan, kecuali untuk seseorang di antara hamba Allah. Aku berharap semoga akulah hamba itu. Maka barang siapa yang memohon Al Wasilah untukku, niscaya akan halal baginya syafaat(ku).”

Kerugian
Meninggalkan shalawat kepada Nabi saw. ketika nama beliau disebut berarti menyimpangkan jalan menuju surga. Seperti sabda Rasulullah, “Barang siapa yang aku disebut padanya lalu dia lupa mengucapkan shalawat kepadaku, maka dia telah menyimpang dari jalan menuju Surga.” (HR Ibnu Majah).
Selain itu, orang yang meninggalkan shalawat kepada Nabi saw. divonis sebagai orang yang kikir dan pelit. Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang kikir atau pelit adalah orang yang ketika aku (namaku) disebutkan padanya, namun dia tidak bershalawat kepadaku.” (dari Al Husain bin Ali bin Abi Thalib, dari Nabi saw.).

Ganjaran
Menurut Mubarak bin Mahfudh Bamullim, Lc setidaknya ada 17 manfaat bershalawat. Di antaranya adalah orang yang bershalawat kepada Nabi saw. satu kali akan mendapat 10 shalawat dari Allah swt. dan shalawat dari para malaikat-Nya. Ditinggikan baginya sepuluh derajat, dicatat baginya sepuluh kebajikan dan dihapus sepuluh dosa/kejelekan pada setiap satu shalawat. Bahkan, shalawat juga merupakan sebagai sebab terampuninya dosa dan terkabulnya doa seseorang. Selain itu masih ada banyak manfaat lain yang dapat kita peroleh dari bershalawat kepada Rasulullah saw.

(naskah: Subagus Indra | sumber: Fadhilah Shalawat Kepada Nabi Menurut Al Quran dan As Sunnah)
sumber: http://www.suarasurabaya.net/oaseramadhan/news/2013/122728-Syafaat-dan-Manfaat-Bershalawat